CURSOR

Winnie The Pooh Glitter

Selasa, 22 November 2016

jenis-jenis sistem operasi jaringan




Jenis-jenis system operasi jaringan
                Secara umu semua system operasi memiliki 4 fungsi berikut:
1.       Pengendalian perangkat keras (manajemen perangkat keras)
Akses terhadap berbagai perangkat keras yang terhubung pada komputer disediakan oleh system operasi melalui suatu aplikasi yang dikenal dengan istilah driver . setiap driver dibuat untuk mengendalikan satu perangkat keras.
2.       Pengelolaan file dan folder (manajemen file dan folder)
Hal ini dimungkinkan oleh system operasi karena pada saat instalasi system operasi pada proses format untuk hardisk . melalui proses tersebut ruangan hardisk akan didata sedemikian rupa sehingga memiliki blok-blok tertentu untuk menyimpan file.sebuah file adalah kumpulan blok yang saling terkait dan memiliki sebuah ruang . folder merupakan sebuah penampung yang dapat berisi file-file atau pun sub folder lainnya .
3.       Manajemen instalasi (manajemen instalasi user)
Terdapat 2 jenis interface yang dapat digunakan untuk berinteraksi dengan user:
1)      Command line interface(CLI)
Interaksi user pada system dilakukan dengan mengetikan serangkaian kalimat perintah untuk dikerjakan oleh komputer.
2)      Graphical user interface(GUI)
Disini interaksi user dilakukan melalui sekumpulan menu dan icon yang dapat dipilih oleh user untuk memberikan sebagai perintah ke komputer.
4.       Menejemen aplikasi
Setiap aplikasi yang di jalankan oleh system operasi dengan mencari lokasi file program tersebut dan memindahkan isinya ke memori untuk kemudian mengirimkan semua berita pada file tersebut untuk di jalankan oleh komputer .fungsi manajemen pada aplikasi user,yaitu:
·         Install, proses menempatkan file-file program pada system komputer termasuk konfugurasi prugran tersebut.
·         Uninstall,proses untuk menghapus file-file program beserta konfogurasi dari komputer.
·         Update/upgrade,proses untuk memperbarui file-filedari program yang telah terinstall.
Selain memiliki fungsi-fungsi manajemen di atas ,system operasi modem juga dapat memiliki kemampuan sebagai berikut:
·         Multi-user-dua atau lebih user dapat bekerja sama untuk saling berbagi pakai penggunaan aplikasi dan sumber daya seperti printerpada wakru yang bersamaan .
·         Multi-tasking-sintem operasi dapat menjalankan lebih dari satu aplikasi user.
·         Multi-processing-sistem operasi dapat menggunakan lebih dari satu CPU
·         Multi-threading-setiap program dapat dipecah ke dalam thread-thread untuk kemudian dapat di jalankan secara terpisah(pararel) oleh system operasi.kemampuan ini juga termasuk bagian dari multi tasking pada aplikasi.
5.       INSTALASI SISTEM OPERASI JARINGAN
Instalasi merupakan hal yang paling awal dilakukan sebelum membangun server. Instalasi ini mencakup 2 hal , instalasi perangkat keras dan perangkat lunak.
Syarat umum instalasi system operasi:
·         Jumlah RAM yang diperlukan
·         Besar ruang hardisk yang akan digunakan
·         Tipe dan kecepatan proses
·         Resulusi video /layar (diperlukan untuk system operasi GUI)
·         Memiliki 2 kartu jaringan (satu untuk jaringan internal dan lainnya untuk jaringan eksternal)
6.       METODE INSTALASI SISTEM OPERASI
a)      Instalasi baru
Opsi ini dapat digunakan apabila jaringan yang akan dibangun adalah jaringan baru.apabila ada aplikasi yang sudah terinstal sebelumnya pada system operari lama maka nanti peril di install kembali.
b)      Upgrade
Opsi ini digiunakan biasanya karena adanya perbaikan fitur yang ada pada system operasi yang digunakan ,termasuk juga karena fitur baru yang memang diperlukan.
c)       Multi-boot
Apabila disyaratkan untuk ada lebih dari satu sitem oprasi dalam satu computer,maka opsi ini dapat dipilih untuk memungkinkan penggunaan lebih dari satu system oprasi.
d)      Virtualisasi
Virtualisasi ini merupakan teknik yang memungkinkan instalasi system operasi dilakukan di atas system operasi yang ada saat ini . satu komputer dapat memiliki lebih dari satu komputer  virtual . oleh karena itu ,instalasi lebih dari satu system operasi juga dimungkinkan dengan teknik ini. Beberapa aplikasi yang memungkinkan untuk membuat system virtual ini adalah virtual box,VMWare,dan virtual pc.
7.       Backup utuh(full backup)
Menyalin file secara menyeluruh
8.       Incremental backup
Menyalin fil yang dipilih

Sabtu, 19 November 2016

CLIENT SERVER



CLIENT SERVER & PEER TO PEER
        I.            Pengertian jaringan kompuer
    Adalah sekumpulan kompuer,serta perangkat-perangkat lain pendukung komputer yang saling terhubung dalam satu kesatuan .Media jaringan kompuer dapat melaui kabel-kabel atau tanpa kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling melakukan pertukaran informasi,seperti dokumen dan data.
      II.            Tujuan jaringan komputer
-membagi fungsi sumber daya seperti berbagai pemakaian printer,CPU,RAM,harddidsk
-komunikasi:contohnya surat elektronik,instant messaging,chatting.
-akses informasi:contohnya web browsing ,file sharing ,dll
    III.            Ciri-ciri jaringan komputer
1.       Berbagi perangkat keras (hardware)
2.       Berbagi perangkat lunak (software)
3.       Berbagi saluran komunikasi(internet)
4.       Berbagai data dengan mudah
5.       Memudahkan komunikasi antar pemakai jaringan
    IV.            Berdasarkan fungsi
1.       Client server
     Adalah suatu bentuk arsitektur,dimana clien adalah perangkat yang menerima yang akan menampilkan dan menjalankan aplikasi (software komputer)dan server adalah perangkat yang menyediakan danbertindak sebagai pengelola aplikasi,data,dan ,keamanannya. Jadi dapat di simpulkan bahwa server berfungsi sebagai penyedia layanan dan client berfungsi untuk menerima layanan yang diberikan oleh server.
1)      Ada 2 buah jenis server yaitu:
a.       Server dedicated
Yaitu server yang tidak memiliki fungsi lain.tidak bisa di gunakan workstation.
b.      Sever non_dedicated
Yaitu server yang bisa berfungsi sebagai workstation.
2.       Jenis layanan client-server antara lain:
a)      File  server:memberikan layanan fungsi pengelolaan file
b)      Print server:memberikan layanan fungsi pencetakan
c)       Database server:proses-proses fungsional mengenai database dijalankan pada mesin ini dan stasiun lain dapat minta pelayanan
d)      DIP(Document Informasi Processing):memberikan layanan fungsi penyimpanan manajement ,dan pengambilan data.
3.       Dari fungsi ,server dapat digunakan:
a)      Menyinpan file-file yang di gunakan bersama-sama pada hardisknya
b)      Mengatur komunukasi (seperti pesam e-mail)antar workstation.
c)       Mengkoordinasikan pencetakan pada printer yang di pakai bersama-sama.
d)      Server juga dapat menyimpan CD-ROM yang dapat dipakai para pemakai network
e)      Bisa menyimpan tape drive atau drive lain yang digunakan untuk menyimpan hardisk server atau hardisk workstation.
f)       Dengan perangkat lunak dan kertas tambahan server bisa mengarahkan e-mail dari dan ke internet.
Beberapa perbedaan karakteristik:

Beberapa perbedaan karakteristik:
·          Sevice layanan(server sebagai provider dan client sebagai konsumen )
·          Shering resource
·          Asymmetrical protocol (protocol yang tidak simetris)
·          Transfarasi local, server harus mudah di akses client
·          Mix and match
·          Pesan berbasiskan komunikasi
·          Pemisahan interface dan implementasi
Keunggulan :
·          Kecepatan akses labih tinggi karena pengelolaannya dilakukan server
·          System keamanan dan administrasi jaringan lebih baik karena terdapat administrator jaringan
·          System backup lebihbaik, karena dilakukan terpusat oleh server
Kelemahan :
·          Biaya oprasional relatif mahal
·          Diperlukan komputer berkemampuan lebih untuk server
·          Sangat tergantung pada sever dan saat server mengalami gangguan keseluruhan jaringan akan terganggu
1.      Peer to peer
Jaringan computer dimana setiap host dapat menjadi server dan client secara bersamaan ,jaringan peer to peer tebagi ke dalam 2 tipe ,yaitu:
1)      Peer to peer pure:masing-masing peer berstatus setara (egaliter),tidak ada server pusat,dan tidak ada router yang menjadi pusat jaringan.
2)      Peer to peer hybrid:memiliki server pusat setiap peer bertanggung jawab untuk menyediakan resource ada router yang menjadi pusat jaringan.
Keunggulannya:
·         Dapat berbagi fasilitas (spt hardisk,driver,fax modem)
·         Biaya operasionalnya relative lebih murah
·         Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada server
    Kelemahannya :
·         Troubleshooting relative lebih sulit karena setiap peer dimungkinkan terlibat dalam komunikasi yang ada
·         Kerja lebih rendah,karena setiap peer harus mengelola pasilitas jaringan juga aplikasi sendiri
·         System keamanan jaringanditentukan masing-masing peer maka backup dilakukan masing-masing
2.      Tujuan utama peer to peer
·         Berbagi resource,termasuk bandwidth,media penyimpanan dan kemampuan komputasi.

ADSER

PRINSIP KEAMANAN JARINGAN

1.KERAHASIAAN : yaitu tidak mengumbar , memberikan /membocorkan kepada orang lain yang  seharusnya tidak berhak.
2.INTEGRITAS: Bahwa object tetap orsinil /masih asli tidak di ragukan keasliannya/tidak di modifikasi.
3.KETERSEDIAAN: Yaitu dimana user mempunyai akses atau autorized user diberi akses tepat waktu dan tidak terkendala apapun.


ANCAMAN KEAMANAN JARINGAN

1.Memaksa masuk dan password , yaitu upaya masuk kedalam jaringan , dengan menyerang data base password atu login prompt yang sedang active.
2.DOS(Denial Of Service),yaitu salah satu amncaman jaringan yang membuat system jadi dapat mampet/tidak dapat di akses,bentuk umum dari ancaman keamanan jaringan DOS ini adalah dengan mengirimkan paket yang banyak ke server, sehingga server tidak dapat memproses semuanya,ada 2jenis DOS.
-DDOS (Distributed Denial Of Servicee) ancaman ini terjadi jika penyerang berhasil     mengkompromi beberapa layanan system dan memanfaatkannya untuk menyerang korban lain.
-DRDOS (Distributed Reflective DOS) ancaman ini memanfaatkan operasi normal pada layanan internet .
3.SYNC,penyerang dapat membanjiri sinyal SYN pada system yang menggunakan protokol TCP/IP.
4.Smurf attack,imi terjadi jika penyerang menggunakan server untuk membanjiri system korban dengan data sampah yang tidak diperlukan.
5.Ping of death,ancaman ini merupakan serangan ping oversized,yaitu dengan mengirim ping oversized yang sangat banyak sehingga system jadi eror dan terjadi crash,reboot atau frezze.
6.Strem attack ,terjadi saat banyak jumlah paket yang besar dikirim menuju ke port pada system korban menggunakan sumber nomor yang random.